Kepala MTsN 2 Magelang, Lili Maenani, menorehkan prestasi membanggakan dengan menerima penghargaan STEM LEADER AWARD AI EDUNATION 2026. Penghargaan tersebut diberikan oleh Indonesian Youth Robot Federation (IYRF) sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam mengembangkan program ilmu robotika di tingkat sekolah. Penghargaan tersebut diterima Lili Maenani pada Jumat, 28 Agustus 2026, bertempat di Jakarta International Convention Center (JICC).
Kepala MTs N 2 menerima penghargaan
Magelang – Kepala MTsN 2
Magelang, Lili Maenani, menorehkan prestasi membanggakan dengan menerima
penghargaan STEM LEADER AWARD AI EDUNATION 2026. Penghargaan tersebut diberikan
oleh Indonesian Youth Robot Federation (IYRF) sebagai bentuk apresiasi atas
dedikasi dan kontribusinya dalam mengembangkan program ilmu robotika di tingkat
sekolah. Penghargaan tersebut diterima Lili Maenani pada Jumat, 28 Agustus
2026, bertempat di Jakarta International Convention Center (JICC).
Penghargaan ini menjadi
bentuk pengakuan atas komitmen Kepala MTsN 2 Magelang dalam mendorong
pengembangan pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, and
Mathematics (STEM), khususnya melalui penguatan bidang robotika di lingkungan
madrasah. Di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial
Intelligence/AI) yang semakin pesat, pendidikan dituntut mampu membekali
peserta didik dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
Pengembangan program robotika menjadi salah satu upaya MTsN 2 Magelang dalam
memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis,
kreativitas, pemecahan masalah, kolaborasi, serta literasi teknologi.
Lili Maenani menyampaikan
bahwa penghargaan tersebut tidak semata-mata merupakan penghargaan pribadi,
tetapi menjadi apresiasi bagi seluruh keluarga besar MTsN 2 Magelang yang
selama ini bersama-sama berkomitmen mengembangkan inovasi pembelajaran. “Penghargaan
ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan pendidikan berbasis
STEM dan teknologi di madrasah. Robotika bukan sekadar tentang merakit atau
membuat robot, tetapi juga bagaimana anak-anak belajar berpikir logis, kreatif,
mampu memecahkan masalah, bekerja sama, dan menghasilkan inovasi,” ungkap Lili.
Menurutnya, madrasah
perlu terus membuka diri terhadap perkembangan teknologi tanpa meninggalkan
nilai-nilai karakter dan keislaman. Integrasi teknologi dalam pembelajaran
diharapkan mampu menjadikan peserta didik tidak hanya sebagai pengguna
teknologi, tetapi juga sebagai generasi yang mampu menciptakan dan
mengembangkan teknologi secara positif.
Penghargaan STEM LEADER
AWARD AI EDUNATION 2026 sekaligus memperkuat komitmen MTsN 2 Magelang untuk
terus menghadirkan inovasi dalam pembelajaran. Prestasi tersebut diharapkan
menjadi inspirasi bagi guru dan peserta didik untuk semakin berani berinovasi,
mengeksplorasi teknologi, dan mengembangkan berbagai program unggulan di
madrasah. Dengan diraihnya penghargaan ini, MTsN 2 Magelang semakin meneguhkan
komitmennya untuk menjadi madrasah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi
sekaligus mampu mencetak generasi yang unggul, kreatif, inovatif, berkarakter,
dan siap menghadapi tantangan masa depan.(lm)